Malam masihlah tempat
dimana aku betah berlama-lama berkeluh dengan berteman rindu. Semakin petang,
semakin kurasa desir perihnya. Jarak tidak cukup berarti, namun rindunya
mengiris relung hati. Tak jarang perdebatan mewarnai malam-malam panjang dari
penantianku. Sesak saja rasanya. Kusadari perdebatan timbul sebab rindu yang
semakin menderu. Jutaan deras airmata tak membuat segalanya mereda. Hanya hangat
dekap yang menjawab segala rasa sakit dari rindu-rindu panjang yang semakin
menghantam pertahananku bertahan.
Mungkin memang benar,
bicara perihal rindu memang tak akan berujung arti. Kita tak mampu berbuat
apapun kecuali saling menengadah untuk meminta pada Tuhan agar tetap dikuatkan.
Dalam sepi yang seringkali melumpuhkan asa, ada secuil rasa yang membuat
kesanggupanku menyatakan pasrah. Menyerah pada jarak dan rindu yang
menghasilkan luka. Kufikir aku sedang dihantui oleh kekonyolan yang timbul oleh
diriku sendiri. Namun malam dan rindu, mereka sama-sama bersekongkol untuk membunuhku
dengan cara yang menyiksa.
Kusadari, kita tidak
berhak menyalahkan sesiapa atas luka yang tercipta. Meski begitu terkadang
relaku mengaku kekalahannya saat kudapati mereka mampu menikmati teduh senyummu
setiap waktu tanpa terhalang apapun. Sedang aku tak mampu. Bayangkan saja, saat
itu lukaku memerah namun tak berhak meneriaki keadaan. Aku tetap saja betah
berdiam meski tak jarang kutiadakan diri hanya untuk sekedar berdamai dengan
kenyataan.
Keyakinanku pada akhir
yang besar membuatku betah bertahan meski seringkali dilumpuhkan. Malam dan
segala sepi seakan tak cukup berarti jika kubayangkan betapa damainya jiwa saat
kudapati tubuhku diantara kedua lengannya. Nyatanya, seperih apapun yang
kurasa, kau tetaplah alasan dimana melepaskan akan menjadi luka yang lebih
berdarah. Sebab itu meski rindu adalah luka, masihlah kau, sepi yang kunikmati
sepenuh jiwa.
Assalamualaikum..
BalasHapusDengan segala kerendahan hati karena Allah mampirlah keberanda whatsapp saya untuk sekedar menyambung tali silaturahim dinomor 0822-3226-6300. Terima kasih dan semoga Allah selalu menjagamu, Aamiin.