Adakah Yang Salah Dari Menyapa Masalalu?


Hallo, sudah lama tidak menulis dengan kalimat yang santai dan tidak mengandung unsur luka tentunya hehe.. kali ini aku mau membahas sedikit tentang “Apa sih yang salah ketika kita menyapa masalalu?”

Jadi gini, sebenarnya tidak ada yang salah ketika sesekali kita merasa rindu pada hal yang mungkin saja pernah lama hidup dan berjalan beriringan dengan kita. Bagaimanapun, dia dan kisah yang pernah ada adalah sebungkus cerita yang tidak akan lebur ditelan waktu. Setiap perjalanan pasti meninggalkan kenang. Ntah baik atau buruk, ntah bahagia atau luka. Semua meninggalkan jejak cerita yang tidak bisa begitu saja ditanggalkan. Begitupun kisahmu dengannya. Perjalanan perihal dekat, mengenal, berteman hingga memutuskan untuk bersama merangkai asa mungkin saja bukan cerita yang cukup singkat untuk begitu saja dilupa. Ada banyak hal yang tentunya membuatmu sesekali rindu padanya meski sedalam apa ia pernah menggores luka. Begitu bukan?

Namun, bukan berarti rindu yang ada juga harus kau sampaikan padanya. Ada beberapa hal yang mungkin saja menghalangi rindumu hari ini. Ntah kau sudah dimiliki yang lain, ataupun dia. Ada hati yang senantiasa harus kau jaga untuk tetap baik meski rindumu padanya sedang tak baik-baik saja. Bukan berarti rindumu salah, kau bisa saja kembali menyapa, ntah untuk melepas rindu atau sekedar berkabar saja. Tidak ada yang salah dari menyapa masalalu, namun jadikan sapaan itu sebagai pengingat bahwa pernah ada cerita antara kau dan dia yang sudah lama berakhir. Cukup.

Lantas, apa yang salah jika menyapa masalalu sedang ia sudah menjadi milik yang lain? Toh kita hanya sekedar menyapa, begitu bukan? Yaa.. mungkin tidak ada yang salah menurutmu, namun bagaimana menurut kekasihnya? Seringkali kita lupa bagaimana cara menjaga hati orang lain, sedang kita menuntut orang lain untuk menjaga hati kita agar tak terluka. Orang lain pun tidak melulu harus memahami inginmu, apalagi rindumu. Barangkali bukan niatmu untuk menyapa yang salah, tetapi caramu. Diam-diam mencari kabar perihal bagaimana dia dengan kehidupan barunya, lalu mencari cela untuk kembali menyelinap masuk dalam hatinya dengan menyampaikan setumpuk rindu yang telah lama membusuk. Seringkali cara menyampaikan rindu kita yang tak benar lalu berakhir dengan menyakiti hati orang lain, sedang kita tidak bermaksud demikian.

Tidak ada yang salah dari rindu, apalagi hanya sekedar menyapa masalalu. Namun yang harus diingat adalah untuk tetap menjaga hatimu pun hati lainnya. Kau tidak boleh terluka apalagi melukai yang lainnya. Letakkan rindumu pada tempat yang tepat, sampaikan dengan cara yang baik agar yang lain pun tetap baik-baik saja. Cerita perihal kau dengan dia sudah lama berakhir. Takdir membawamu pada jalan yang lain, pun dengan dia. Terkadang yang sulit adalah mengikhlaskan yang pernah ada untuk dilepaskan. Namun, Tuhan selalu indah dengan rencanaNya. Mari merindu dengan baik, menyapa masalalu dengan segala ikhlas, dengan tak menuntut temu, apalagi berharap rindumu dicumbu.

Komentar